Saturday, November 22, 2008

Satu Peringatan Demi Kebaikan

Kau Tercipta Untuk Ku -Unggu

Apabila kita nilai, kita hitung segala nikmat yang dikurniakan Alllah kepada para hamba-Nya pasti kita sebagai hamba-Nya tidak akan ternilai dan tidak terhitung akan kebesaran dan keagungan-Nya. Betapa banyak nikmat-nikmat yang Allah limpahkan kepada hamba-hamba- Nya. Untuk kita bersihkan batin kita dengan mensyukuri segala nikmat Allah Subhanahu Wataala berikan itu, kita hindari segala kemungkaran dan dosa.



Inilah kebersihan hakiki yang bakal membawa para pelakunya keuntungan di dunia dan di akhirat. Perlu kita jaga kebersihan zahir dan batin ini, jika zahir sahaja yang bersih namun penyakit hati masih bersarang dalam diri, maka belum sempurna kebersihan itu, mudah-mudahan segala usaha untuk membersihkan zahir dan batin itu akan mendapat rahmat daripada Allah Subhanahu Wataala dan mudah-mudahan Allah Subhanahu Wataala akan menjauhi dan menghindari segala hasutan nafsu dan syaitan daripada hamba-hamba- Nya yang benar-benar beriman.

Firman Allah Subhanahu Wataala dalam Surah Al-Baqarah ayat 222 yang tafsirannya: "Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertaubat dan menyukai orang-orang yang menyucikan diri."

"Barangsiapa yang bertakwa kepada Allah nescaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar, dan memberinya rezeki dari arah yang tidak disangka-sangkanya. Dan barangsiapa yang bertawakkal kepada Allah nescaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya. Sesungguhnya Allah telah melaksanakan urusan (yang dikehendaki)-Nya. Sesungguhnya Allah telah mengadakan ketentuan bagi tiap-tiap sesuatu." - Surah Al-Thalaq: Ayat 2 & 3


Kekasih Gelap Ku - Unggu

"Jika kamu (benar-benar) mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah akan mengasihi dan mengampuni dosa-dosamu." Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang". (Ali Imran: 31).

"Sesungguhnya Kami telah memberikan kepadamu nikmat yang banyak. Maka dirikanlah shalat karena Tuhanmu; dan berkorbanlah. Sesungguhnya orang-orang yang membenci kamu dialah yang terputus (dari rahmat Allah)". (Al-Kautsar: 1-3)



"Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka sesungguhnya Aku dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia berdoa kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi-Ku, dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran." (Q.s. al-Baqarah: 186).

Hai orang-orang yang beriman, penuhilah seruan Allah dan seruan Rasul apabila Rasul menyeru kamu kepada suatu yang memberi kehidupan kepada kamu, ketahuilah bahwa sesungguhnya Allah membatasi antara manusia dan hatinya dan sesungguhnya kepada-Nyalah kamu akan dikumpulkan." (Al-Anfal: 24)


Kalau Ku Tahu - Unggu

The Messenger of. Allah (saws)said: "Live in this world as if you are a stranger or a traveller ". This life is not meant to be an abode of settlement by which we gather all the pleasures possible and make plans for a permanent residence. Rather, it should be like a long journey on which we gather all that we need to get to our destination. This destination being the Hereafter and death the journeys end.

"Sesungguhnya kami telah mengemukakan amanat kepada langit, bumi, dan gunung-gunung, maka semuanya enggan untuk memikul amanat itu dan mereka khawatir akan mengkhianatinya, dan dipikullah amanat itu oleh manusia. Sesungguhnya manusia itu amat zalim dan amat bodoh." (Al-Ahzab: 72)



Kelebihan orang yang takut kepada Allah Subhanahu Wataala insya-Allah Allah Subhanahu Wataala akan mengurniakan petunjuk hidayah kepadanya iaitu akan mendapat pimpinan dan bimbingan daripada Allah Subhanahu Wataala sehingga ia mendapat kemudahan dalam melakukan amal ibadat. Bersifat takut kepada Allah Subhanahu Wataala ini juga menjadikan seseorang itu akan sentiasa mentaati Allah dan akan memperolehi rahmat daripada-Nya.


Demi Waktu - Unggu

"Belumkah datang waktunya bagi orang-orang yang beriman, untuk tunduk hati mereka mengingat Allah dan kepada kebenaran yang telah turun (kepada mereka), dan janganlah mereka seperti orang-orang yang sebelumnya telah diturunkan Al Kitab kepadanya, kemudian berlalulah masa yang panjang atas mereka lalu hati mereka menjadi keras. Dan kebanyakan di antara mereka adalah orang-orang yang fasik." (Al-Hadid: 16).



Sesungguhnya, berbagai ujian yang mengejutkan bangsa ini semakin membuktikan hakikat yang tidak terbantahkan akan kelemahan manusia dan hajat mereka akan pertolongan Allah swt. bahwa sesungguhnya sumber kekuatan satu-satunya adalah Allah yang menciptakan segalanya dan kita akan meraih kekuatan itu dengan menjadikan Al-Qur'an sebagai satu-satunya sumber kehidupan dan kekuatan kita.

" Katakan, "Aku berlindung kepada Tuhan manusia
1). Raja manusia
2). Sembahan manusia
3), dari kejahatan bisikan syaitan Al-Khannas
4), yang membisikan (kejahatan) ke dadada manusia
5), dari (golongan) jin dan manusia" (Surah An-Nas)

Permintaan Hati - Letto

"Kesucian hati daripada sifat keji itu adalah setengah daripada iman."
Di antara penyakit-penyakit hati yang keji itu ialah perasaan hasad dengki, sifat riya', ujub, takbur, terlalu banyak bercakap, terlalu banyak makan, pemarah, bakhil dan kasihkan dunia.



Namun demikianlah, tabiat manusia menyukai sesuatu yang bersifat menguntungkan sementara dan keselamatan yang bersifat semu serta melupakan yang hakiki. Itulah sifat kelalaian dan lupa yang selalu melekat pada setiap insani kecuali yang dirahmati oleh Allah Subhanahu wa Ta'ala.

Perlu kita ingat, musuh dalam diri manusia bukan hanya terdiri daripada kuman-kuman yang menyebabkan diri kita dijangkiti penyakit. Tetapi adalah musuh-musuh yang tidak nampak, tidak boleh dilihat oleh mata kita dan tidak dapat dilakukan dengan kajian saintifik untuk mengesannya. Allah Subhanahu Wataala telah menegaskan hal ini dalam Al-Quran Al-Karim untuk memperingatkan manusia tentang musuh dalam diri manusia yang sentiasa mengajak ke arah kejahatan.

"Kerana sesungguhnya nafsu itu terlalu menyuruh kepada kejahatan."

Nafsu dan syaitan bekerjasama untuk merebut tempat di hati setiap manusia. Jika hati sudah dikuasai, sudah ditawan maka manusia tidak lagi ikut perintah Allah Subhanahu Wataala dan Rasul-Nya tetapi akan mengikut apa sahaja kehendak nafsu syaitan. Nafsu syaitan mahu mencorakkan hati-hati manusia dengan sifat-sifat jahat, sifat-sifat mazmumah. Bila segala sifat mazmumah sudah bertapak pada hati manusia maka syaitan akan memperalatkan nafsu melakukan apa sahaja yang disukainya. Maka akan timbullah segala penyakit-penyakit hati.

Untuk itu kita mestilah 'mujahadah' diri kita, kita kuatkan iman kita, kita lawan serangan nafsu dan kehendak syaitan yang sentiasa mengajak kita untuk menderhakai Allah Subhanahu Wataala.

No comments: